“Meski belum mencapai target 2.500 mahasiswa, kami bersyukur dengan capaian 1.300 mahasiswa yang mendaftar. Dengan adanya digitalisasi, informasi penerimaan mahasiswa baru menjadi sangat terbantu,” ujar Neni.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus modal untuk meningkatkan kinerja penerimaan mahasiswa pada tahun akademik berikutnya.
Memasuki PMB 2026-2027, UMTAS berharap dapat meningkatkan jumlah calon mahasiswa melalui kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah, sekolah, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan.
“Tahun ini tidak hanya soal penerimaan mahasiswa, tapi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Neni menegaskan, UMTAS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada calon mahasiswa, menyelenggarakan pendidikan berkualitas, serta membentuk generasi muda yang memiliki kompetensi, berakhlak, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Hj. Hesti Widiawati mengapresiasi konsistensi UMTAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang unggul dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Ia berharap UMTAS dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mewujudkan kota yang maju, religius, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan, lulusan UMTAS diharapkan mampu mengambil peran sebagai penggerak pembangunan, tidak hanya di Kota Tasikmalaya, tetapi juga di wilayah Priangan Timur.
Kick Off PMB 2026-2027 ini sekaligus menjadi awal bagi UMTAS untuk memperkuat strategi penjaringan mahasiswa baru. Lebih dari sekadar mengejar target penerimaan, kampus tersebut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan lulusan yang berkualitas serta bermanfaat bagi masyarakat.











Comment