Kehadiran perpustakaan diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik sekaligus menumbuhkan minat baca sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Siswa Sekolah Rakyat 41 Tunjukkan Perkembangan
Saat ini, Sekolah Rakyat 41 telah memiliki tiga rombongan belajar. Para siswa tidak hanya mengikuti pembelajaran akademik, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan potensi yang dimiliki.
Perkembangan tersebut terlihat dalam kegiatan Open House Sambara Karya 2026. Dalam kegiatan itu, para peserta didik menampilkan berbagai hasil pembelajaran melalui karya dan penampilan yang mereka sajikan.
Viman menyebut perkembangan kemampuan siswa menunjukkan hasil yang menggembirakan. Bahkan, sejumlah peserta didik disebut telah mampu menggunakan hingga tiga bahasa.
“Perkembangannya cukup bagus. Anak-anak sudah menunjukkan kemampuan yang membanggakan, bahkan mereka sudah menguasai tiga bahasa,” ungkapnya.
Menurutnya, potensi yang dimiliki para siswa perlu terus dikembangkan melalui pendidikan, pendampingan, serta dukungan fasilitas yang memadai.
Sekolah Rakyat Diharapkan Putus Rantai Kemiskinan
Pemkot Tasikmalaya memandang pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat bukan sekadar penyediaan sarana pendidikan. Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Melalui akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki taraf hidup pada masa mendatang.
“Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu fondasi ke depan. Kita di Kota Tasikmalaya berkomitmen membangun Sekolah Rakyat yang permanen,” tegas Viman.
Pemkot Tasikmalaya kini menunggu penyelesaian pengadaan lahan sebelum melanjutkan ke tahap pembangunan fisik. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ditargetkan dimulai pada triwulan pertama 2027.(***)



Comment