“Saya datang untuk memberikan semangat, berbagi ide, sekaligus menyaksikan penampilan mereka sampai selesai. Terlepas nanti menjadi juara atau tidak, saya sudah sangat bangga karena mereka berani tampil, berkreativitas, dan berkarya di ajang Festival Teater Remaja Nasional yang levelnya sudah nasional,” ungkapnya sekaligus mendampingi putrinya yang juga masuk kuliah di ISI.
Rani menilai kualitas pertunjukan Teater Gawe sangat baik, mulai dari ide cerita, naskah, penyutradaraan, penataan artistik, properti, pendalaman karakter hingga tata rias yang dinilai mampu mendukung kekuatan cerita.
“Penampilan mereka sangat keren. Semoga bisa menjadi yang terbaik,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tampil di ajang nasional menjadi bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu melahirkan generasi kreatif dan berprestasi.
“Meski berawal dari kegiatan ekstrakurikuler dan memiliki berbagai keterbatasan, semangat mereka tidak pernah surut. Guru-gurunya juga luar biasa karena terus memberikan motivasi kepada para siswa untuk berkembang,” ujarnya.
Rani optimistis Kota Tasikmalaya memiliki banyak talenta muda di bidang seni yang berpotensi bersinar di tingkat nasional.
“Kota Tasikmalaya memiliki banyak anak muda kreatif, banyak kelompok teater dan seniman hebat. Saya yakin ke depan akan lahir lebih banyak talenta luar biasa. Kuncinya adalah terus berinovasi, berani tampil, dan tidak berhenti berkarya meski menghadapi berbagai keterbatasan,” pungkasnya.
Ia pun mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan menjadi penggerak bagi teman-teman sebayanya.
“Mulailah berkarya dari sekarang, mulai dari diri sendiri. Belajarlah menjadi pemimpin dan penggerak bagi generasi berikutnya. Jangan menyerah ketika menghadapi satu jalan buntu, karena selalu ada banyak jalan menuju kesuksesan.” Pungkas Rani.(iqbal)


Comment