Meski demikian, kepolisian memastikan akan memberikan tindakan tegas apabila nantinya ditemukan personel yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut.
“Sanksi internal (akan diberikan) untuk anggota jika ditemukan ikut judi online, tapi kebetulan tadi tidak ada,” kata Triana.
Judi Online Dinilai Bisa Merusak Karier dan Rumah Tangga
Selain pemeriksaan internal, jajaran pimpinan Polres Tasikmalaya juga terus memberikan edukasi dan imbauan kepada seluruh anggota mengenai bahaya perjudian online.
Triana menyebut judi online tidak hanya berpotensi menimbulkan persoalan ekonomi, tetapi juga dapat berdampak terhadap karier dan kehidupan keluarga.
“Anggota terus diberi imbauan agar tidak melakukan judi online, karena judi online itu sangat merusak sekali-baik secara ekonomi, merusak karier, hingga merusak rumah tangga,” ujarnya.
Polres Tasikmalaya berharap pengawasan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mencegah personel terjerumus dalam praktik judi online.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalitas, disiplin, serta integritas anggota Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.(***)







Comment