Diky turut menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Kanaya. Menurutnya, Kanaya merupakan salah satu seniman asal Tasikmalaya yang memiliki bakat dan potensi besar.
Rani Permayani Kenang Sosok Kanaya yang Humble
Duka juga dirasakan istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rani Permayani Diky Chandra.
Rani mengaku sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Kanaya Whu. Ia mengenang Kanaya sebagai sosok anak muda yang baik dan rendah hati.
“Sedih sekali mendengar Neng Kanaya wafat. Dia anak baik, humble,” ungkap Rani.
Rani kemudian mengenang pertemuannya dengan Kanaya dalam sejumlah kegiatan yang melibatkan Dekranasda Kota Tasikmalaya, di antaranya kegiatan Kriyaloka dan Bamboo Fest.
Menurut Rani, saat itu Kanaya menyampaikan kesediaannya untuk tampil menghibur masyarakat Kota Tasikmalaya.
“Saya ingat waktu ada kegiatan Kriyaloka dan Bamboo Fest kerja sama dengan Dekranasda Kota Tasikmalaya. Dia bilang, kalau sama Teteh mah hayu, saya mau banget nyanyi menghibur warga Kota Tasik,” tutur Rani.
Rani juga mengaku senang karena sempat mengenal Kanaya lebih dekat. Ia bahkan mengingat Kanaya pernah mengungkapkan kekagumannya kepada Diky Chandra.
“Saya senang bisa kenal lebih dekat dengan Teteh. Katanya saya ngefans sama Abah Diky, pejabat dan artis yang jujur, dan setia sama istrinya,” kata Rani mengenang ucapan Kanaya.
Kepergian Kanaya yang begitu cepat membuat Rani merasa kehilangan.
“Enggak nyangka dia pergi secepat ini. Semoga Allah memberikan tempat terbaik, dilapangkan kuburnya, diberi cahaya yang bersumber dari amal kebaikannya,” ucapnya.
Rani juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi kepergian Kanaya Whu.
“Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin,” pungkasnya.(iqbal)








Comment