Pameran portofolio Brave Animation, instalasi arsitektur hijau dari SofwanLand. Serta display motor modifikasi kustom dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Perpaduan tersebut menunjukkan beragam potensi ekonomi kreatif Tasikmalaya, baik yang berakar pada budaya lokal maupun yang berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.
Payung Geulis Raksasa Warnai Pembukaan PEKRAF 2026
Nuansa budaya lokal turut mewarnai pembukaan PEKRAF 2026 melalui instalasi Payung Geulis raksasa berdiameter 2,5 meter. Karya tersebut digores perdana oleh jajaran pimpinan daerah bersama seniman komunitas Ilustasic pada malam pembukaan.
Rangkaian kegiatan ini juga dijadwalkan menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI pada Minggu (18/10/2026).
Kehadiran beragam karya dan inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi produk kreatif lokal. Sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi para pelaku industri kreatif di Kota Tasikmalaya.
PEKRAF 2026 Sediakan Pos Cek Kesehatan Gratis
Tidak hanya menghadirkan hiburan dan pameran produk kreatif. PEKRAF 2026 juga menyediakan Pos Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya di area atrium mal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra Hendriana mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah kegiatan publik.
“Kehadiran Pos Cek Kesehatan Gratis (CKG) di arena PEKRAF 2026 adalah bukti kolaborasi lintas sektor yang humanis. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya terinspirasi oleh karya kreatif anak muda, tetapi juga mendapatkan pelayanan kesehatan cuma-cuma mulai dari pemeriksaan tensi, gula darah, hingga konsultasi dokter langsung di mal,” ungkapnya.
Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi dengan tenaga medis di sela-sela menikmati pameran.
Transaksi UMKM Gunakan Pembayaran Digital QRIS
Untuk mendorong percepatan inklusi keuangan daerah, transaksi jual beli produk UMKM di area pameran telah terintegrasi dengan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS Bank BJB.
Penerapan pembayaran nontunai ini diharapkan dapat memudahkan transaksi sekaligus mendorong pelaku UMKM semakin terbiasa memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
Melalui PEKRAF 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama GEKRAFS ingin mempertemukan kreativitas, budaya, teknologi, kesehatan. Dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu ruang kegiatan.
Masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pun diajak untuk datang bersama keluarga, menikmati berbagai karya kreatif lokal. Serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.(***)








Comment