News
Home » Berita » Pekan Ekonomi Kreatif Kota Tasikmalaya Hadirkan Seni Tradisi, Teknologi AI hingga Cek Kesehatan Gratis

Pekan Ekonomi Kreatif Kota Tasikmalaya Hadirkan Seni Tradisi, Teknologi AI hingga Cek Kesehatan Gratis

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pekan Ekonomi Kreatif (PEKRAF) Kota Tasikmalaya 2026 menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya yang memadukan seni tradisi, inovasi teknologi, produk UMKM, hingga layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC GEKRAFS) Kota Tasikmalaya bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya ini berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu (17/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026).

Bertempat di Atrium Ground Floor (GF) Mall Plaza Asia Tasikmalaya. PEKRAF 2026 dibuka setiap hari pukul 10.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat dapat mengunjungi pameran tersebut secara gratis.

Mengusung semangat maskot Tata-Titi, PEKRAF 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi 21 subsektor ekonomi kreatif lokal. Berbagai potensi ditampilkan. Mulai dari kuliner, kriya, fesyen batik, hingga animasi, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta rekayasa perangkat lunak.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya Dr Deddy Mulyana menegaskan, penyelenggaraan PEKRAF 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing.

Polres Tasikmalaya Ungkap Kronologi Pembunuhan Jajang Nuryadin, Berawal dari Cekcok Mulut

“PEKRAF 2026 merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama GEKRAFS dalam membuka panggung seluas-luasnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM kreatif. Ini adalah langkah nyata menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC GEKRAFS Kota Tasikmalaya, Deden Khairul Rizal, mengatakan festival tersebut dirancang untuk menunjukkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif lokal dalam menembus pasar nasional hingga global.

Menurutnya, PEKRAF bukan sekadar ajang pameran dan transaksi produk. Tetapi juga ruang pertemuan bagi para pelaku kreatif untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

“Event ini bukan sekadar pameran dagang biasa, melainkan rumah konvergensi. Kami ingin membuktikan bahwa ekosistem ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya itu sangat hidup, solid, dan siap naik kelas ke tingkat nasional hingga global,” tutur Deden.

Hadirkan Inovasi AI dan Karya Kreatif Lokal

Salah satu daya tarik PEKRAF 2026 adalah peluncuran teknologi Cermin Geulis karya startup lokal AstaCode. Teknologi Virtual Fitting Room berbasis AI ini memungkinkan pengunjung menjajal aneka busana bermotif Batik Harco secara virtual dan real-time tanpa harus berganti pakaian secara fisik.

Diky Chandra Titip Pesan untuk 444 Wisudawan UMTAS, Rektor Sebut Ilmu Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan kreatif, mulai dari edukasi penggunaan asisten AI oleh AI Club Tasikmalaya. Demonstrasi pencetakan menggunakan mesin 3D dari BLUD SMKN 2 Tasikmalaya, hingga pameran gim karya GameDev Tasikmalaya dan Sigade.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!