Ia mengatakan, dalam penyisiran tersebut petugas juga mengamankan sejumlah miras dari berbagai jenis yang ditemukan di beberapa lokasi.
Sementara itu, para preman dan juru parkir ilegal yang terjaring langsung didata oleh petugas untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan.
Menurut Triana, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
“Agenda ini menjadi Kamtibmas di wilayah, supaya gangguan apapun dapat diminimalisir, sehingga menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat khususnya Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.
Instruksi Gubernur Jawa Barat
Operasi gabungan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat yang menugaskan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat bersama Polda Jabar untuk meminimalisir keberadaan premanisme, termasuk praktik juru parkir ilegal di berbagai daerah.
Dengan operasi tersebut, aparat bersama unsur pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pemetaan sekaligus penindakan terhadap potensi gangguan Kamtibmas.
Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat. Khususnya di kawasan yang menjadi pusat aktivitas warga.(***)



Comment