Inspirasi
Home » Berita » Olivia Darmawan Dorong Regenerasi Pelaku Industri Event Lewat Creative Talk di Pekan Ekonomi Kreatif Tasikmalaya

Olivia Darmawan Dorong Regenerasi Pelaku Industri Event Lewat Creative Talk di Pekan Ekonomi Kreatif Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya. Salah satunya melalui kegiatan Creative Talk: Art of Creative Event yang menghadirkan langsung Bidang V Gekrafs Kota Tasikmalaya dalam rangkaian Pekan Ekonomi Kreatif.

Kegiatan tersebut menghadirkan Olivia Darmawan. Founder Taravty Project dan bidang V Gekrafs Kota Tasikmalaya ini berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai industri event kepada peserta. Khususnya mahasiswa dan generasi muda yang tertarik terjun ke bidang tersebut.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa setiap event berawal dari sebuah ide, dikembangkan melalui kreativitas. Hingga menjadi pengalaman yang berkesan bagi audiens.

Olivia mengatakan, kelas industri event yang diinisiasi Bidang V Gekrafs Kota Tasikmalaya tersebut sejalan dengan program pengembangan organisasi secara keseluruhan. Terutama dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor ekonomi kreatif.

Riset 21 Subsektor

Menurutnya, berdasarkan riset yang dilakukan terhadap 21 subsektor ekonomi kreatif di lingkungan Gekrafs. Kebutuhan akan SDM masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Polres Tasikmalaya Salurkan Sembako untuk Warga Pasir Beunying, Peringati HUT ke-75 Humas Polri

“Jadi, kelas event yang saya buat dari Bidang V Gekrafs Kota Tasikmalaya ini selain relevan dengan divisi saya. Juga selaras dengan program Gekrafs untuk meningkatkan sumber daya manusia,” kata Olivia pada tasik.id usai mengisi kelas event selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, industri event membutuhkan pengalaman lapangan, kreativitas, serta pengetahuan teknis yang tidak selalu bisa diperoleh melalui pendidikan formal. Meski terdapat mata pelajaran atau materi manajemen event, menurutnya, penerapan langsung di lapangan tetap menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi.

Karena itu, kelas tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa dan generasi muda yang ingin menekuni industri event.

Olivia menilai, pengalaman atau jam terbang memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan seseorang di industri tersebut. Melalui pembelajaran praktis, peserta diharapkan dapat memahami dasar-dasar penyelenggaraan event dan memiliki gambaran tentang langkah yang harus dilakukan ketika mulai terjun ke dunia kerja.

“Minimal, melalui kelas ini, anak-anak mahasiswa bisa mendapatkan shortcut atau jalan pintas untuk memahami industri event, sesuai kapasitas dan apa yang mereka hadapi saat ini,” ujarnya.

Diky Chandra Dorong Kota Tasikmalaya Miliki Bidang Kehutanan, Ini Alasannya

Dorong Regenerasi Industri Event di Tasikmalaya

Olivia mengaku senang melihat antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, respons peserta menunjukkan adanya ketertarikan generasi muda terhadap industri event dan peluang yang bisa dikembangkan di Kota Tasikmalaya.

Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang mulai mengenal Taravty Project dan memahami keterkaitannya dengan perkembangan industri kreatif di daerah.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!