Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui UPTD PPA akan melanjutkan proses pendampingan dengan memberikan layanan konseling. Selain itu, tenaga kesehatan dari puskesmas juga akan dilibatkan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak tersebut.
“Insya Allah langkah selanjutnya UPTD PPA bersama pihak puskesmas akan melakukan konseling agar kepercayaan diri ketiga anak dapat kembali pulih,” ujarnya.
Diky juga menjelaskan, ketiga anak sengaja tidak dihadirkan dalam kegiatan apresiasi tersebut demi menjaga kondisi dan privasi mereka.
“Hari ini kami tidak menghadirkan ketiga anak tersebut dengan berbagai pertimbangan. Mohon maaf,” katanya.
Menurut Diky, keberhasilan menemukan ketiga anak tersebut menjadi hadiah istimewa bagi Kota Tasikmalaya dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional. Ia menilai keberhasilan itu merupakan bukti nyata komitmen Polres Tasikmalaya Kota melalui Polsek Mangkubumi dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Ia mengungkapkan, kegiatan apresiasi tersebut digelar secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Namun, sejumlah pihak seperti Bank BJB dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya turut menunjukkan kepeduliannya terhadap perlindungan anak.
“Mudah-mudahan ini menjadi barometer bagi daerah lain sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus memperkuat kolaborasi seluruh elemen. Dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak,” pungkas Diky.(***)




Comment