Usai penyelenggaraan di Kota Tasikmalaya, PAD berencana menggelar Konferensi Asep-Asep (KAA) di Gedung Merdeka, Bandung, pada November 2026. Forum tersebut akan menjadi wadah untuk menyampaikan gagasan dan rekomendasi kepada pemerintah terkait berbagai sektor pembangunan Indonesia.
“Kami ingin memberikan masukan bagi pemerintah sesuai dengan tagline PAD, Asep ku Asep keur Indonesia,” kata Asep.
Ia juga mengungkapkan bahwa Milangkala ke-17 Paguyuban Asep Dunia direncanakan digelar di Kota Bekasi.
Milangkala ke-16 PAD di Kota Tasikmalaya turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra berharap, perkumpulan ini terus memberikan kontribusi kepada daerahnya masing- masing.
“Apapun itu. Misalnya bidang UKM tradisional Garut dengan dodolnya, Ciamis galendonya, dan lainnya. Selain itu juga banyak Asep yang sukses, baik di pemerintahan maupun di dunia usaha. Semoga bisa terus berkontribusi,” ujar Diky saat memberikan sambutan.
“Banyak yang kaget ya dengan PAD. Khususnya pemerintah se Indonesia. Pastinya sedang kebingungan dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” tambah Diky, disambut dengan gelak tawa para Asep yang mengetahui PAD yang dimaksud bukan paguyuban Asep.


Comment