Program ini juga melibatkan guru serta pihak sekolah sebagai mitra dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Melalui GEMILANG, peserta didik diharapkan mampu memahami dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat mengurangi risiko penyakit, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Serta menumbuhkan budaya peduli kesehatan dan lingkungan sejak usia dini.
Sementara itu, Program GEMAS (Gerakan Mencuci Tangan Anak Sekolah) berfokus pada pembiasaan perilaku mencuci tangan yang baik dan benar pada anak-anak usia sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit.
Kegiatan ini meliputi pemberian edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Demonstrasi enam langkah cuci tangan sesuai standar kesehatan, serta praktik langsung yang melibatkan seluruh peserta didik.
Melalui GEMAS, anak-anak sekolah diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran untuk mencuci tangan pada waktu-waktu penting. Seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, dan setelah beraktivitas. Sehingga risiko penyebaran penyakit menular dapat ditekan dan lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan sehat.
Ketua kelompok, Lukman Nur Hanif Julianto, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu membangun kesadaran anak-anak akan pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini.
“Kami berharap melalui Program GEMILANG dan GEMAS ini, anak-anak tidak hanya memahami secara teori. Tetapi juga terbiasa mempraktikkan cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat tertanam sejak dini,” ujar Lukman.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Kelompok Karanganyar B. Di bawah bimbingan DPL Heri Budiawan, S.Kep., Ners., M.Kep., dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kelurahan Karanganyar.


Comment