Sementara itu, Ketua Panitia PPM Magister Manajemen Universitas Siliwangi, Dede, S.IP., mengungkapkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Berkat dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, selama hampir satu bulan mahasiswa bersama tim dosen melaksanakan pendampingan secara terintegrasi melalui observasi lapangan, identifikasi potensi dan permasalahan. Penyusunan program kerja, pelaksanaan pendampingan di lima bidang utama, hingga penyusunan rekomendasi yang dipresentasikan dalam Mini Expo.
“Kami berharap seluruh hasil pendampingan, rekomendasi, dan inovasi yang telah disusun dapat menjadi bekal bagi KWT Puspitajaya untuk terus mengembangkan usahanya. Meningkatkan daya saing produk, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.
Melalui program ini, Universitas Siliwangi menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya menghasilkan rekomendasi pengembangan usaha. Tetapi juga menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat sektor ekonomi desa.


Comment