Menurut Cecep, keberadaan UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Melalui Hari Jadi ini mereka mendapatkan ruang promosi, pelatihan, hingga akses pasar. Harapannya pelaku usaha bisa naik kelas, berkembang, dan menciptakan lapangan kerja baru. UMKM kuat, Tasikmalaya juga akan semakin kuat,” tegasnya.
Pedagang Rasakan Dampak Positif
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya juga membawa berkah bagi para pelaku usaha. Salah satunya dirasakan Lefi, pedagang yang menjual aneka salad, dimsum, serta makanan khas Sunda.
Ia mengaku antusias bisa mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan bertemu langsung dengan ribuan pengunjung, sekaligus memperoleh pendampingan dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah senang sekali bisa ikut. Pengunjung sangat ramai, biasanya omzet sehari bisa mencapai Rp10 juta. Selama tiga hari acara ini saya menargetkan omzet minimal Rp20 juta,” ungkapnya.
Beragam Agenda Meriahkan Hari Jadi
Selain pameran UMKM, festival kuliner, dan pameran kriya, rangkaian Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya juga diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pagelaran seni dan budaya daerah, senam massal, panggung hiburan rakyat, hingga upacara peringatan Hari Jadi yang dirangkaikan dengan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (26/7/2026) sebagai puncak acara.
Perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang memperingati hari lahir Kabupaten Tasikmalaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui promosi produk unggulan dan pemberdayaan UMKM.




Comment