Namun, pendistribusian air bersih juga menyesuaikan dengan kemampuan dan jadwal BPBD serta dukungan dari berbagai pihak yang terlibat.
“Dan kami mendistribusi menyesuaikan dengan kemampuan jadwal BPBD dan mitra-mitra Pemkot, lintas sektor hingga dunia usaha,” kata Budi.
10 Kecamatan Terdampak
Dalam data BPBD, distribusi air bersih dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Tasikmalaya yang terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Bungursari, Cihideung, Mangkubumi, Kawalu, Tawang, Indihiang, Cipedes, Purbaratu, Cibeureum dan Tamansari.
Sejumlah kelurahan mendapat distribusi dengan titik pengiriman yang berbeda-beda sesuai kebutuhan di lapangan.
Di Kecamatan Bungursari misalnya, distribusi dilakukan ke Kelurahan Sukajaya, Sukalaksana, Sukamulya dan Sukarindik.
Sementara di Kecamatan Mangkubumi, distribusi mencakup sejumlah kelurahan, di antaranya Sambongpari, Karikil, Cigantang, Sambongjaya, Cipari, Mangkubumi dan Linggajaya.
Distribusi juga dilakukan di Kecamatan Kawalu, Cihideung, Tawang, Indihiang, Cipedes, Purbaratu, Cibeureum hingga Tamansari.
Penanganan kekeringan tersebut dilakukan BPBD dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat pemerintah, komunitas, organisasi, dunia usaha hingga berbagai mitra lainnya.
Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.(iqbal)

Comment