Menurutnya, peluang pasar kuliner di Kota Tasikmalaya sangat besar. Konsumen berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Generasi Z, milenial hingga masyarakat umum. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk terus menghadirkan produk yang inovatif dan kreatif.
Bazar Fashion, Hasil Karya Seni
Ia menambahkan, Festival Karya Rasa-Aroma Rempah tidak hanya menghadirkan tenant kuliner, tetapi juga bazar fashion hasil kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lainnya.
“Antusiasme pengunjung sangat baik. Karena kami berkolaborasi dengan pegiat kreatif lainnya sehingga ada juga bazar fashion. Ini merupakan penyelenggaraan pertama dan insyaallah akan menjadi agenda tahunan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra mengapresiasi penyelenggaraan Festival Karya Rasa-Aroma Rempah yang digagas kalangan muda. Menurutnya, keberanian generasi muda untuk terjun ke dunia usaha menjadi modal penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
“Kota Tasikmalaya merupakan episentrum kawasan Priangan Timur. Tidak heran banyak masyarakat dari luar daerah datang ke sini sehingga perputaran ekonomi juga terjadi. Kota Tasikmalaya harus terus kreatif dan inovatif, apalagi lokomotifnya adalah anak-anak muda,” ungkap Diky.
Ia berharap kegiatan seperti Festival Karya Rasa-Aroma Rempah dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat identitas kuliner khas Tasikmalaya. Sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di tingkat regional maupun nasional.(***)


Comment