Ia juga menyebut tidak mengenal sosok pemilik akun yang dilaporkan. Namun, akun tersebut disebut telah membuat berbagai unggahan yang menggambarkan dirinya secara negatif.
“Saya sama sekali tidak kenal dengan orang tersebut. Tapi seolah-olah dia mengetahui saya dan membuat narasi tentang saya,” ujarnya.
Menurut Kang Bara, terdapat lebih dari sepuluh unggahan di berbagai platform, mulai dari website, Facebook hingga Instagram, yang dinilai membangun opini negatif terhadap dirinya dan mengaitkannya dengan persoalan budaya.
Tidak ada Bukti
Ia juga membantah tuduhan telah memberikan komentar maupun emotikon tertawa pada sebuah konten yang disebut-sebut menjadi sumber polemik.
“Saya tidak pernah berkomentar, tidak pernah memberikan emotikon tertawa, bahkan saya mengetahui informasi ini justru dari teman-teman saya,” katanya.
Kang Bara mengaku sempat menelusuri sumber informasi yang disebut berasal dari kanal YouTube maupun kanal WhatsApp. Namun, ia mengaku tidak menemukan bukti sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan tersebut.
Selain itu, ia membantah pernah menghadiri kegiatan bersama sosok yang disebut dalam narasi tersebut.
“Acara yang disebutkan itu tidak pernah saya hadiri. Saya juga tidak pernah berada dalam kegiatan seperti yang dituliskan,” jelasnya.
Untuk sementara, laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Namun, Kang Bara menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik apabila nantinya ditemukan unsur pidana lainnya.
“Untuk awal kami melaporkan dugaan pencemaran nama baik. Selanjutnya kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(iqbal)


Comment