News
Home » Berita » Dinkes Beberkan Fakta 1.335 ODGJ Berat di Kota Tasikmalaya Karena Ini! Diky Soroti Kebutuhan Rumah Singgah

Dinkes Beberkan Fakta 1.335 ODGJ Berat di Kota Tasikmalaya Karena Ini! Diky Soroti Kebutuhan Rumah Singgah

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 1.335 orang masuk dalam kategori Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat atau skizofrenia hingga Oktober 2026. Data tersebut mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga lanjut usia.

Di tengah jumlah tersebut, keberadaan lembaga sosial yang memberikan pembinaan dan pendampingan bagi ODGJ menjadi salah satu perhatian. Terlebih, Pemerintah Kota Tasikmalaya saat ini belum memiliki rumah singgah khusus bagi ODGJ maupun lanjut usia terlantar.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk warga yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Hal itu disampaikannya saat mengikuti kegiatan bakti sosial di Yayasan Mentari Hati, Rabu, 21 Oktober 2026.

Diky mengapresiasi upaya pengelola Yayasan Mentari Hati yang selama ini memberikan pembinaan dan pelayanan sosial bagi ODGJ.

Mau Kuliah di Tasikmalaya? Universitas BTH Buka SPMB 2027/2028, Ini Jalur dan Beasiswanya!

“Dengan kondisi pemerintahan saat ini, pemerintah tentunya tidak dapat bekerja sendiri, terutama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya layanan sosial pembinaan ODGJ seperti yang dilakukan Mentari Hati. Ini luar biasa, Pemkot hari ini belum punya rumah singgah buat jompo maupun ODGJ dan lain-lain,” kata Diky.

Dinkes Kota Tasikmalaya Catat 1.335 ODGJ Berat

Berdasarkan data Dinkes Kota Tasikmalaya hingga Oktober 2026, kelompok usia produktif mendominasi jumlah ODGJ berat di daerah tersebut.

Kelompok usia 20–44 tahun tercatat paling banyak, yakni 839 orang. Sementara itu, kelompok usia 45–59 tahun mencapai 341 orang.

Berikut rincian data ODGJ berat di Kota Tasikmalaya berdasarkan kelompok usia:

– Usia 15–19 tahun: 26 orang.

Dramatis! SDN Sukamulya Juara Gateball Taziex Competition Kota Tasikmalaya

– Umur 20–44 tahun: 839 orang.

– Usia 45–59 tahun: 341 orang.

– Umur 60–69 tahun: 82 orang.

– Usia 70 tahun ke atas: 38 orang.

Dengan demikian, total ODGJ berat yang tercatat mencapai 1.335 orang dan tersebar di 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Bukan Cuma Ayam, Ikan Bakar Kumpul Nusantara Bidik Pecinta Kuliner Ikan di Tasikmalaya

Sekretaris Dinkes Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, menjelaskan bahwa persoalan kesehatan jiwa dapat berkaitan dengan beragam kondisi kehidupan. Faktor sosial ekonomi, persoalan keluarga, tekanan keuangan, hingga permasalahan yang dialami remaja menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, penanganan ODGJ tidak cukup hanya melalui pengobatan medis, tetapi juga memerlukan pendampingan secara berkelanjutan agar kondisi pasien tetap terpantau.

 Dinkes Perkuat Pemeriksaan dan Pendampingan ODGJ

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Dinkes Kota Tasikmalaya bersama Seven Barber melaksanakan kegiatan intervensi kesehatan bagi warga binaan di Yayasan Mentari Hati.

Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Puskesmas Tamansari melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para penghuni yayasan.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!