Tak hanya rumah warga, sebuah saung parkir di Kampung Semasari, Kelurahan Nagarasari, juga masuk dalam laporan kerusakan akibat terpaan angin.
Sementara itu, satu kejadian benteng rumah ambruk dilaporkan terjadi di Kampung Semasari RW 008, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes.
BPBD Masih Melakukan Pendataan
Budi Martanova menjelaskan, data kerusakan yang diterima BPBD hingga Jumat malam masih bersifat sementara. Petugas masih melakukan asesmen atau pendataan langsung di lapangan untuk memastikan jumlah dampak dan kebutuhan penanganan.
BPBD Kota Tasikmalaya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah melalui komunikasi dengan 10 kecamatan dan 69 kelurahan.
Pemantauan dilakukan menggunakan komunikasi radio, grup WhatsApp, serta layanan call center. Selain itu, petugas juga memantau perkembangan informasi cuaca dan kebencanaan melalui BMKG, BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, INAWARE, dan InDRA.
Prakiraan Cuaca Kota Tasikmalaya
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang diterima BPBD, kondisi cuaca di wilayah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada Jumat (6/11/2026) diperkirakan berawan pada pagi, siang, hingga malam hari.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 56–97 persen. Sementara kecepatan angin berkisar 1,6–7,1 kilometer per jam dengan arah angin bervariasi.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama ketika terjadi hujan disertai angin kencang.
Warga juga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pohon besar, bangunan yang kondisinya sudah rapuh, serta kawasan yang berpotensi terdampak angin kencang.
BPBD Kota Tasikmalaya akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan aparat wilayah guna mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.(***)











Comment