Meski ini merupakan debut video klipnya, Candice tampil percaya diri di depan kamera. Pengalamannya di komunitas film pendek saat bersekolah di SDIT Al Istiqomah, serta keterlibatannya dalam produksi sineas lokal Tasikmalaya, menjadi bekal penting dalam proses tersebut.
Menariknya, tanpa promosi besar-besaran, lagu ini langsung mendapat respons positif. Dalam beberapa hari sejak dirilis, video klipnya telah ditonton lebih dari 2.000 kali di YouTube dan diputar lebih dari 4.000 kali di Spotify.
Banyak pendengar mengaku tersentuh dengan pesan yang disampaikan. Lagu ini bahkan disebut-sebut mampu menghidupkan kembali nuansa lagu anak era lama yang sarat nilai motivasi.
Candice, yang mengidolakan Nadin Amizah dan Ariana Grande, mengaku bersyukur atas sambutan tersebut. Ia menyebut respon paling berkesan datang dari para pendengar yang merasa lagu ini menjadi penyemangat dalam menempuh pendidikan.
Meski popularitasnya mulai meningkat, Candice tetap berpegang pada prinsip yang diajarkan keluarganya. Ia berkomitmen untuk tetap fokus pada pendidikan dan menjalani kehidupan sebagai remaja pada umumnya.
“Ibu saya selalu bilang, ‘Jangan membawa panggungmu dalam kehidupan keseharianmu’. Saya tetap Candice yang sedang berjuang sekolah untuk masa depan,” tuturnya.
Ke depan, Candice Ama bersama Julia Gunawan telah menyiapkan sejumlah karya lanjutan. Harapannya, “Kejar Asa” dapat menjadi anthem bagi anak-anak Indonesia dalam meraih mimpi, apa pun tantangan yang dihadapi.
Sebagai penutup, Candice juga menyampaikan pesan sederhana bagi generasi muda: jangan pernah menyerah, terus berkarya, dan tetap semangat mengejar impian.(***)











Comment