“Dengan semangat Era Prestasi Indonesia Emas 2026, saya yakin Zildan mampu menumbangkan lawannya. Pesan saya, sebelum berangkat bertanding, minta doa kepada orang tua dan kepada Allah SWT agar semuanya dimudahkan,” tuturnya.
Zildan juga sedang bersiap menghadapi ajang bergengsi Porprov yang akan dilaksanakan akhir tahun nanti di Kota Bekasi. Setelah lolos BK Porprov bulan desember kemarin di Pelabuhan Ratu Kab Sukabumi.
Di sisi lain, Ketua Pertina Kabupaten Tasikmalaya, Arief Sudrajat, S.Pd, menyoroti keras minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap atlet berprestasi daerah.
Menurut Arief, hingga saat ini belum ada dukungan maupun apresiasi dari Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin maupun Wakil Bupati Asep Sopari. Padahal atlet yang akan berlaga membawa nama Tasikmalaya di tingkat nasional.
“Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terkesan tidak peka. Tidak ada dukungan moral maupun materi kepada atlet asli putra daerah Singaparna. Padahal ini ajang bergengsi dan kesempatan emas untuk memotivasi atlet-atlet daerah lainnya,” tegas Arief.
Ia juga menyayangkan sikap pemerintah daerah yang dinilai menutup mata terhadap perjuangan atletnya sendiri.
“Sangat disayangkan, atlet berprestasi harus menggunakan dana pribadi untuk mengikuti kejuaraan nasional tahun 2026 ini. Meski tanpa dukungan pemerintah. Kami dari Pertina Kabupaten Tasikmalaya akan membuktikan bahwa Zildan Muhammad Rizki mampu berjuang dan meraih kemenangan,” tambahnya.
Arief pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya serta keluarga besar Pertina di mana pun berada untuk memberikan doa dan dukungan.
“Semoga kami bisa mengukir prestasi dan mengharumkan nama Tasikmalaya di tingkat nasional,” pungkasnya.




Comment