Selain itu, juga diusulkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) bagi warga terdampak bencana yang rumahnya mengalami kerusakan.
“Saya akan segera melaporkan kepada Pak Wali Kota. Karena setiap usulan harus melalui pengguna anggaran, baik kepala daerah, Sekda maupun SKPD terkait,” jelasnya.
Diky menambahkan, saat ini pihaknya belum dapat mengajukan secara resmi seluruh usulan tersebut. Mengingat Wali Kota Tasikmalaya tengah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana sesuai kondisi riil.
“Pak Wali Kota sangat peduli terhadap kondisi masyarakat terdampak. Bahkan saya juga diminta untuk berkoordinasi ke BNPB, namun masih menunggu jadwal,” pungkasnya.
Langkah jemput bola yang dilakukan kepala daerah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program pembangunan sekaligus penanganan bencana di Kota Tasikmalaya secara lebih optimal.(iqbal)











Comment