News
Home » Berita » Angka Kemiskinan Kota Tasikmalaya Tembus 70 Ribu, Pemkot Andalkan AI Si Mantap Rapihkan Desil

Angka Kemiskinan Kota Tasikmalaya Tembus 70 Ribu, Pemkot Andalkan AI Si Mantap Rapihkan Desil

“Rencana Aksi Tahunan untuk 2027 mendatang, saya minta tim langsung mengambil output dan rekomendasi AI dari aplikasi Si Mantap ini. Kita sudah punya jalurnya, tinggal dieksekusi,” katanya.

Menurut Viman, akurasi data menjadi faktor penting dalam penerapan sistem berbasis AI. Karena itu, pemutakhiran data tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah di tingkat kota, tetapi juga harus dilakukan hingga tingkat kewilayahan.

Ia menginstruksikan camat, lurah, serta mitra kerja seperti BPJS, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan Baznas untuk aktif melakukan pemutakhiran data warga secara real-time di lapangan.

“Sekarang teknologi sudah canggih, bisa mobile. Kita punya modal besar: ada 6.000 ASN ditambah ribuan kader Posyandu, PKK, dan Dasawisma yang tersebar sampai tingkat RT/RW. Merekalah ujung tombak yang akan memperbarui data warga di bawah,” tuturnya.

Kemiskinan Dikaitkan dengan Program MBG

Selain pembenahan data dan sistem penanggulangan kemiskinan, Pemkot Tasikmalaya juga menyelaraskan Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan dengan Program Prioritas Nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Band Asal Kota Tasikmalaya Cator Slow Wakili Jabar di Festival Band Piala Panglima TNI, Diky Chandra Beri Dukungan

Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Viman meminta jajaran kewilayahan memetakan potensi pertanian tematik di masing-masing kecamatan. Potensi tersebut nantinya dapat diintegrasikan dengan kebutuhan pasokan bahan pangan untuk dapur MBG.

“Program MBG ini peluang besar buat perputaran ekonomi lokal. Kita petakan sektor pertanian tematik di wilayah, supaya bahan pokok Dapur MBG nantinya betul-betul disuplai dari petani-petani lokal Kota Tasikmalaya. Jadi uangnya muter di warga kita sendiri,” pungkasnya.(iqbal)

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!