Berita Tasikmalaya, tasik.id – Staff RSUD dr Soekardjo yang diduga menulis kata kata kasar di media sosial kepada pasien bpjs yang sampai meninggal di thread dengan akun Instagram @nzzhaquarius akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia mengaku menyesali perbuatannya dan menyatakan siap menerima segala konsekuensi atas tindakannya.
Dalam pernyataannya, ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyeret maupun mengganggu keluarganya atas persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.
“Sebagai tambahan, saya memohon kepada netizen yang budiman untuk menghentikan aktivitas apa pun yang mengganggu keluarga saya atau mengaitkan keluarga saya dengan persoalan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh kesalahan tersebut merupakan tanggung jawab pribadinya.
“Saya murni sangat menyesal dan bertanggung jawab penuh dengan perbuatan saya, terutama terhadap pekerjaan saya. Saya minta kepada netizen yang budiman jangan mengaitkan semua ini dengan keluarga saya. Ini murni kesalahan saya. Terima kasih,” ucapnya.
Video permohonan maaf tersebut muncul setelah kasus dugaan unggahan kata-kata kasar di media sosial yang diduga dilakukan oleh admin RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya menuai kritik luas dari masyarakat.
Jangan hanya Pembinaan saja
Sebelumnya, pemerhati sosial masyarakat Arief Sudrajat menyayangkan apabila benar seorang pegawai pelayanan publik mengunggah kata-kata yang tidak pantas di media sosial.


Comment