Berita Tasikmalaya, tasik.id – Area parkir GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya, dipenuhi Asep peserta bernama Asep pada Sabtu (1/8/2026). Mereka datang dari berbagai daerah untuk menghadiri Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia (PAD), yang tahun ini menempatkan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah.
Suasana penuh keakraban terlihat sejak pagi. Para anggota PAD dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat hingga luar Pulau Jawa berkumpul dalam agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat eksistensi paguyuban.
Presiden Paguyuban Asep Dunia, Asep Jaelani, mengatakan peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Yogyakarta dan Pontianak.
“Tasik menjadi Kota Asep hari ini. Anggota datang dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat, bahkan ada yang berasal dari Yogyakarta, Pontianak, dan daerah lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Paguyuban Asep Dunia berdiri pada 1 Agustus 2010. Hingga kini organisasi tersebut telah memiliki kepengurusan di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, bahkan berkembang hingga tingkat nasional dan internasional.
Menurutnya, nama ASEP merupakan akronim dari Agama, Sosial, Budaya, dan Pendidikan. Empat pilar tersebut menjadi dasar berbagai kegiatan yang dijalankan organisasi selama ini.
PAD ada di belahan Dunia
PAD juga telah memiliki perwakilan di sejumlah negara, di antaranya Inggris, Prancis, Singapura, Arab Saudi, dan Australia. Jumlah anggotanya kini diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang.
Selain itu, organisasi tersebut kini telah berbadan hukum setelah bertransformasi dari bentuk perkumpulan menjadi paguyuban.
Asep menuturkan dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai lokasi Milangkala ke-16 bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi besar, salah satu pendiri PAD juga berasal dari Tasikmalaya, serta banyak masyarakat setempat yang menggunakan nama Asep.
Rangkaian Milangkala ke-16 PAD berlangsung selama dua hari, yakni pada 1 hingga 2 Agustus 2026.


Comment