Jakarta, tasik.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tasikmalaya Tahun 2026-2046 sebagai pedoman pembangunan daerah dalam dua dekade mendatang.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pembahasan Raperda RTRW Kota Tasikmalaya Tahun 2026-2046 yang digelar Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Dalam kegiatan itu, Viman didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya serta jajaran perangkat daerah terkait. Dari unsur legislatif, hadir pula Wakil Ketua II DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi dan Wakil Ketua III DPRD Kota Tasikmalaya Wahid sebagai bentuk dukungan terhadap proses penetapan RTRW.
Rapat dipimpin langsung Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN dan diikuti perwakilan berbagai kementerian serta lembaga yang tergabung dalam tim pembahasan lintas sektor. Forum tersebut menjadi tahapan penting dalam sinkronisasi, penyempurnaan, dan penilaian substansi RTRW sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Penataan 20 Tahun Kedepan
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya memaparkan arah penataan ruang wilayah selama 20 tahun ke depan. Fokus utamanya mencakup keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, perlindungan lingkungan, ketahanan pangan. Serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa RTRW bukan sekadar dokumen perencanaan tata ruang. Melainkan instrumen strategis yang akan menentukan arah pembangunan Kota Tasikmalaya di masa depan.
“RTRW menjadi landasan penting dalam memberikan kepastian ruang bagi investasi, pengembangan kawasan perdagangan dan jasa, penguatan infrastruktur perkotaan, perlindungan lahan pertanian. Hingga pelestarian kawasan hijau dan lingkungan hidup,” ujarnya.
Menurutnya, Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, pembangunan harus direncanakan secara matang. Agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan keberlanjutan ruang hidup masyarakat.







Comment