Berita Tasikmalaya, tasik.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra mengapresiasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Margabakti atas konsistensinya dalam mengembangkan budidaya ayam petelur melalui program Paraslur, inovasi yang digagas Diky Candra.
Tak hanya fokus pada sektor peternakan. KWT Margabakti juga menunjukkan kreativitas dengan memanfaatkan limbah galon air mineral menjadi pot tanaman berbentuk angsa yang unik dan bernilai estetika.
Penanaman ini Bisa diikuti Dinas Lain
Melihat inovasi tersebut, Diky Candra mengaku tertarik dan langsung membeli 20 pot angsa yang telah ditanami berbagai komoditas seperti cabai, bawang daun, terong, hingga stroberi. Pot-pot tersebut kemudian ditempatkan di area belakang Kantor Inspektorat.
“Saya simpan di belakang kantor Inspektorat karena tersedia ruang yang cukup. Harapannya ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh dinas-dinas lainnya,” ujar Diky.
Ia menambahkan, langkah tersebut dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada program pemerintah. Melainkan melalui kolaborasi dengan para agniya atau dengan menyisihkan sebagian pendapatan pribadi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mendukung KWT sangat penting untuk mendorong lahirnya inovasi baru. Sekaligus memanfaatkan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi. Selain itu, upaya ini juga dinilai mampu berkontribusi dalam menekan laju inflasi dari sektor pertanian.
“Kami berharap para agniya bisa ikut berpartisipasi membantu KWT agar terus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” tambahnya.











Comment