Berita Tasikmalaya, tasik.id – Warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, digemparkan dengan beredarnya dua video tidak pantas yang diduga melibatkan pelajar. Video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan aplikasi perpesanan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua rekaman video dengan durasi masing-masing 36 detik dan 24 detik. Video tersebut memperlihatkan adegan dewasa yang dilakukan oleh dua orang di dalam sebuah kamar.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait video yang viral tersebut. Saat ini, KPAID tengah melakukan penelusuran dan pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
“Betul, kami mengetahui adanya video viral itu. Saat ini masih dalam proses pendalaman. Videonya ada dua buah dan memperlihatkan adegan dewasa,” ujar Ato Rinanto saat dikonfirmasi.
Menurut Ato, berdasarkan informasi awal yang diterima dari lapangan, video tersebut diduga melibatkan dua pelajar tingkat sekolah menengah yang berasal dari wilayah Tasikmalaya Selatan, Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami mendapatkan informasi dari lapangan, indikasinya berasal dari Tasikmalaya Selatan,” katanya.
Lebih lanjut, Ato menjelaskan bahwa rekaman yang beredar diduga merupakan video pribadi yang kemudian direkam ulang dari layar ponsel sebelum akhirnya tersebar luas ke publik.
KPAID lakukan pendalaman
“Tim KPAID sedang berupaya memastikan identitas para pemeran dalam video, termasuk asal sekolah dan usia mereka,” jelasnya.






Comment