Berita Tasikmalaya, tasik.id – Sebanyak 537 mahasiswa Universitas Bakti Tunas Husada (Universitas BTH) mengikuti prosesi wisuda yang untuk pertama kalinya digelar di Gedung BTH Convention Hall, Sabtu (3/10/2026).
Gedung BTH Convention Hall yang berdiri di atas kawasan sekitar 6 hektare tersebut memiliki kapasitas hingga 1.300 orang. Penggunaan gedung baru ini menjadi salah satu momentum penting bagi Universitas BTH, sekaligus menandai perkembangan kampus dalam memperkuat infrastruktur pendidikan.
Wisuda kali ini juga memiliki catatan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya, Universitas BTH meluluskan mahasiswa dari luar rumpun fakultas kesehatan sejak resmi berstatus universitas pada 2021.
Ketua Pembina Yayasan Bakti Tunas Husada (Yayasan BTH), H. Yoris Rusamsi Ruswadi, S.H., M.H., didampingi Ketua Yayasan Bakti Tunas Husada, Dr. Hj. Betty Suprapti, S.Kp., M.Kes., mengatakan, wisuda tersebut menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan Universitas BTH.
“Sekarang menjadi sejarah karena kami meluluskan mahasiswa di luar fakultas kesehatan. Tahun 2021 baru ditetapkan menjadi universitas dan baru sekarang lulusan dari Fakultas Teknologi dan Bisnis diwisuda,” ujar Yoris.
Menurutnya, momentum tersebut semakin istimewa karena dilaksanakan di gedung baru dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Tasikmalaya dan Kepala LLDIKTI.
Ia menyebut kehadiran Kepala LLDIKTI menjadi perhatian tersendiri karena di tengah padatnya agenda, Universitas BTH tetap menjadi salah satu agenda yang dihadirinya.
“Agenda beliau cukup padat, ada sembilan agenda hari ini, tetapi untuk Universitas BTH beliau hadir,” katanya.
Universitas BTH Akreditasi Unggul
Yoris menambahkan, Universitas BTH menjadi salah satu perguruan tinggi yang mampu mencapai akreditasi unggul. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tanggung jawab moral bagi Yayasan BTH sebagai badan penyelenggara untuk terus memberikan kontribusi terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tasikmalaya.
“Kami dari Yayasan BTH sebagai badan penyelenggara mempunyai tanggung jawab moral untuk menyejahterakan wilayah Tasikmalaya,” ujarnya.
Ia berharap Universitas BTH tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga menjadi kampus peradaban melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Universitas BTH ini menjadi kampus peradaban, bukan hanya infrastrukturnya saja, tetapi juga dari sisi sumber daya manusia,” katanya.
Menurutnya, wisuda yang bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tersebut menjadi momentum penting karena mempertemukan pembangunan fasilitas pendidikan dengan lahirnya sumber daya manusia baru.
“Alhamdulillah, dalam momentum rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-25, kita melakukan wisuda. Ini memiliki sejarah baik, baik itu gedung baru maupun orang-orang yang menjadi kunci bagi kemajuan dunia pendidikan,” katanya.
Viman Sebut BTH Kampus Terbaik dan Beri Dampak Ekonomi
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi S.T., M.B.A., mengapresiasi perkembangan Universitas BTH, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Viman, Universitas BTH merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia. Ia mengaku bangga melihat perkembangan kampus tersebut yang dinilai mengalami akselerasi cukup massif.
“Universitas BTH salah satu kampus terbaik di Indonesia. Tentunya saya sebagai wali kota merasa bangga, termasuk pembangunan infrastrukturnya berkembang sangat massif. Ada akselerasi di sana,” kata Viman.



Comment