Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan industri media dan teknologi digital.
Praktisi Media Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik
Dalam kegiatan pembekalan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan materi dari praktisi media, Deden Rahadian.
Deden membagikan pengalaman praktisnya mengenai dinamika dan tantangan yang dihadapi insan pers di lapangan. Ia menekankan bahwa kemampuan jurnalistik harus berjalan beriringan dengan etika, tanggung jawab dan profesionalitas.
Menurutnya, mahasiswa yang nantinya terjun ke dunia media harus memahami bahwa profesi wartawan memiliki aturan dan tanggung jawab yang harus dijaga.
Deden juga menyoroti masih adanya oknum yang dinilai mencederai marwah profesi wartawan. Ia mencontohkan kasus yang sempat terjadi di Sukabumi, ketika seorang pria mengenakan kartu pers mendatangi sebuah sekolah dan membuat ulah hingga menjadi perhatian di media sosial.
“Mahasiswa sebagai generasi penerus harus memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan ikut menyosialisasikan praktik jurnalistik yang produktif serta profesional. Jangan sampai ada penyalahgunaan nama atau profesi wartawan,” tegas Deden.
PPL Jadi Wadah Mahasiswa Kenal Dunia Kerja
Melalui kegiatan PPL, mahasiswa KPI UNIK Cipasung tidak hanya dituntut mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja secara langsung.
Pengalaman selama dua bulan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan akademik, teknis, komunikasi, sekaligus membangun sikap profesional mahasiswa.
Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menjaga integritas dan nama baik almamater ketika menjalankan tugas di instansi media maupun lembaga mitra.
Pembekalan PPL ini sekaligus menjadi langkah awal bagi 31 mahasiswa KPI UNIK Cipasung untuk mengimplementasikan kompetensi komunikasi, jurnalistik, dakwah, dan penyiaran Islam di tengah perkembangan dunia kerja dan media digital.(***)







Comment