Diky Chandra juga meminta mahasiswa STIA YPPT Priatim mulai memahami berbagai dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Di antaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, pemahaman terhadap dokumen perencanaan pembangunan penting bagi mahasiswa administrasi karena berkaitan erat dengan arah pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
PKKMB Diikuti 151 Mahasiswa
Sementara itu, Ketua STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Agus Fatah Hidayat menjelaskan, pelaksanaan PKKMB dilakukan sesuai dengan pedoman dari Kementerian Pendidikan.
Pada Tahun Akademik 2026-2027, kegiatan PKKMB diikuti sebanyak 151 mahasiswa.
Rinciannya, Program Studi Administrasi Publik sebanyak 100 orang, Administrasi Bisnis 49 orang, serta Program Pascasarjana sebanyak 11 orang.
Selain mahasiswa baru Tahun Akademik 2026-2027, PKKMB juga diikuti mahasiswa dari angkatan sebelumnya yang belum mengikuti kegiatan tersebut.
“Selain diikuti mahasiswa baru Tahun Akademik 2026-2027, PKKMB juga diikuti angkatan sebelumnya yang memang belum mengikuti PKKMB. Pasalnya, PKKMB merupakan salah satu syarat penting untuk mengikuti sidang skripsi,” ungkap Agus Fatah.
Kehadiran Diky Chandra sebagai pemateri utama juga mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa. Mereka berkesempatan mengikuti pembekalan sekaligus berinteraksi langsung dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami kehidupan akademik di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perkembangan Kota Tasikmalaya serta mampu mengimplementasikan ilmu administrasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.(***)

Comment