News
Home » Berita » Wabup Asep Sopari Dorong Pembenahan BUMDes Tasikmalaya, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan

Wabup Asep Sopari Dorong Pembenahan BUMDes Tasikmalaya, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan

Asep mencontohkan kondisi sejumlah sentra industri di Kabupaten Tasikmalaya, seperti pabrik sepatu Jentin dan perajin tas Kania. Kedua sektor tersebut memiliki peluang pasar yang cukup besar, tetapi masih menghadapi kendala keterbatasan tenaga ahli sehingga kapasitas produksinya belum mampu memenuhi permintaan.

Menurut Asep, kondisi tersebut justru dapat menjadi peluang bagi BUMDes untuk mengambil peran dalam rantai produksi industri lokal.

“Masalahnya ada pada kapasitas produksi karena kekurangan ahli. BUMDes sebetulnya bisa berkoordinasi dengan perusahaan lokal untuk mengambil peran makloon (jasa manufaktur). BUMDes bisa membuka modal dan memfasilitasi pelatihan bisnis,” tuturnya.

Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil, Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja tengah merancang ekosistem pelatihan kerja terintegrasi.

Program tersebut diarahkan agar pelatihan keterampilan dapat disesuaikan secara langsung dengan kebutuhan industri dan perkembangan sektor ekonomi kreatif di daerah.

Dorong menjadi Kampus yang Unggul, Ferdiansyah Ajak UNSIL Perkuat Kolaborasi dan Kualitas Akademik

BUMDes Bermasalah Akan Dievaluasi

Di sisi lain, Pemkab Tasikmalaya juga menyiapkan langkah pembenahan terhadap BUMDes yang mengalami persoalan dalam pengelolaannya. Upaya tersebut akan dilakukan melalui penguatan regulasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola.

Asep berharap pembenahan tersebut tidak berhenti pada perbaikan administrasi semata. Lebih dari itu, BUMDes harus mampu membangun model bisnis yang sehat, memiliki keberlanjutan usaha, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Ia pun menitipkan pesan agar persoalan tata kelola keuangan di tingkat desa segera menjadi perhatian bersama.

“Saya titip atas nama pimpinan daerah, masalah keuangan di desa ini harus segera dibenahi. BUMDes harus diarahkan agar profesional sehingga mampu menghidupi dirinya sendiri dan menjadi solusi perekonomian warga,” ucapnya.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap BUMDes dapat bertransformasi menjadi badan usaha yang transparan, mandiri, dan mampu membuka peluang ekonomi baru, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal

Diky Chandra Lepas 38 Jamaah Umroh Kanomas Tasikmalaya Termasuk Istrinya, Keberangkatan Penuh Khidmat

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!