“Kenapa perlu lampu? Karena di sini rawan. Kenapa perlu CCTV? Supaya terpantau, mengantisipasi warga yang membuang sampah sembarangan atau membuka baut jembatan. Semuanya akan dimonitor langsung dari Gedung Bupati,” tegasnya.
Selain menyiapkan fasilitas pendukung, Cecep menitipkan pengawasan dan perawatan harian jembatan kepada kepala desa atau kuwu setempat serta para pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Pemkab Tasikmalaya juga akan berkoordinasi dengan PT PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menyediakan sambungan listrik resmi. Langkah tersebut dilakukan agar PJU dan CCTV dapat beroperasi secara optimal selama 24 jam.
“Nanti Kabid Sapras (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana) Dinas Perhubungan akan turun bersama PLN untuk memasang KWH meter khusus Dishub. Kami titip kepada warga agar fasilitas seperti CCTV ini dijaga bersama, jangan sampai malah hilang,” tambahnya.
Polisi Selidiki Video Viral Dugaan Pungli
Sementara itu, kepolisian turut melakukan penyelidikan dan identifikasi terkait video dugaan pungli di Jembatan Ciloa yang beredar di media sosial.
Kapolsek Karangnunggal AKP Jaja Hidayat bersama Kapolsek Cikatomas IPTU Dandan Ramdani menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, saat ini tidak ditemukan lagi aktivitas pungutan liar terhadap pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menggunakan media sosial. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Pemasangan PJU dan CCTV diharapkan dapat meningkatkan keamanan Jembatan Ciloa sekaligus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun untuk kepentingan bersama.











Comment