Ia mendorong agar unsur ekonomi kreatif sudah hadir sejak awal rangkaian kegiatan, termasuk ketika peluncuran Hari Jadi ke-25 dan TOF 2026.
“Kita coba upayakan agar sejak launching sudah ada aktivitas kreatif yang bisa diangkat. Jadi bukan sekadar membuka sebuah acara, tetapi bagaimana masyarakat, kreator dan komunitas ikut terlibat dan ikut menghidupkan rangkaian kegiatannya,” ujar Irene.
Sementara itu, jajaran Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital membahas peluang untuk melibatkan lebih banyak stakeholder dalam pelaksanaan TOF 2026.
Fokusnya antara lain memperkuat keterlibatan UMKM, pemanfaatan teknologi digital dan membangun kolaborasi lintas sektor.
Berbagai aktivitas TOF juga diharapkan dapat terhubung dengan ekosistem usaha yang lebih luas sehingga UMKM Kota Tasikmalaya memiliki ruang promosi, jejaring dan akses pasar yang semakin besar.
BI Siap Perkuat QRIS di TOF 2026
Dukungan juga datang dari Bank Indonesia. Deputi Direktur Bank Indonesia Nenden Endah Sari menyampaikan kesiapan BI untuk berkolaborasi, khususnya dalam penguatan transaksi digital melalui QRIS.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran dapat dikembangkan dengan tetap mengangkat kekhasan dan kearifan lokal Tasikmalaya.
“Kami menyampaikan terima kasih sudah dilibatkan. Untuk pembayaran digital tentu kami siap mendukung. QRIS juga dapat dikolaborasikan dengan berbagai potensi dan kearifan lokal daerah,” kata Nenden.
Ia menyebut BI memiliki program QRIS Jelajah Indonesia yang berpotensi dikolaborasikan dengan berbagai agenda di Kota Tasikmalaya.
Agenda Hari Jadi Disebar di Sejumlah Lokasi
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Deddy Mulyana turut memaparkan sejumlah agenda Hari Jadi yang berpotensi dikolaborasikan.
Agenda tersebut mencakup sektor UMKM, olahraga, kesehatan, seni dan budaya serta berbagai kegiatan masyarakat.
Rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya dan TOF 2026 akan berlangsung sepanjang Oktober dengan kegiatan yang tersebar di sejumlah lokasi dan kecamatan.
Program yang disiapkan meliputi kegiatan olahraga, ekonomi kreatif, UMKM, festival budaya, pelayanan masyarakat hingga agenda puncak Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Hasil pertemuan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pematangan teknis masing-masing agenda.
Termasuk menentukan kegiatan yang dapat dikolaborasikan, bentuk dukungan setiap pihak, keterlibatan stakeholder, aktivasi UMKM dan ekonomi kreatif hingga penguatan transaksi digital selama TOF 2026.
Pemkot Tasikmalaya menargetkan Hari Jadi ke-25 dan TOF 2026 tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Lebih dari itu, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat identitas Kota Tasikmalaya, menggerakkan ekonomi lokal, memperluas pasar UMKM dan membawa potensi kreatif Tasikmalaya ke jejaring yang lebih luas.(***)



Comment