Ia menekankan pentingnya kemauan untuk terus belajar, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk hadirnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, radiografer harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam menjalankan profesinya.
“Harapan saya, saya menghimbau agar radiografer bisa meningkatkan profesionalisme, kompetensi, jangan pernah lelah untuk belajar. Perkembangan teknologi ini sudah luar biasa. Ada kecerdasan buatan atau AI. Kalau kita tidak mau belajar, akan ketinggalan,” ungkapnya.
Peserta Tampil dengan Kostum Superman dan Wonder Woman
Suasana POR III PARI Jawa Barat semakin meriah dengan kehadiran peserta yang mengenakan kostum unik. Salah satunya adalah perwakilan Korwil II Cirebon, Indramayu, dan Majalengka yang tampil menggunakan kostum Superman dan Wonder Woman.
Salah seorang peserta, Ria, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, POR menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul dan mempererat hubungan dengan sesama radiografer dari berbagai wilayah.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut digelar setiap dua tahun sekali sehingga menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan.
“Jarang-jarang bertemu dengan kemeriahan ini, apalagi kegiatannya dua tahun sekali. Jadi, jika tidak dimaksimalkan, ya sayang sekali,” ungkap Ria.
PT Scan Presisi Karya Abadi Berikan Dukungan
Dukungan terhadap pelaksanaan POR III PARI Jawa Barat juga datang dari PT Scan Presisi Karya Abadi.
Direktur PT Scan Presisi Karya Abadi, Agus R. Salim, mengatakan pihaknya memberikan dukungan utama dalam bentuk pembiayaan kegiatan. Dukungan tersebut berkaitan dengan bidang usaha perusahaan yang bergerak dalam pengadaan peralatan radiografi dan memiliki keterkaitan erat dengan sektor radiologi.
Agus menjelaskan, hubungan perusahaan dengan PARI terjalin erat, termasuk karena pemilik perusahaan juga merupakan seorang radiografer.
Menurutnya, dukungan yang diberikan merupakan bentuk keterlibatan perusahaan terhadap kegiatan profesi radiografer. Termasuk dalam mendukung kebutuhan penyelenggaraan acara.
Ia menambahkan, pihaknya telah beberapa kali memberikan dukungan terhadap kegiatan serupa. Namun, pada POR III kali ini, dukungan yang diberikan disebut menjadi yang terbesar.
“Secara emosional, kami dengan perhimpunan ini sangat erat. Kebetulan pemilik kami seorang radiografer juga,” ujarnya.
Melalui POR III PARI Jawa Barat, para radiografer tidak hanya memperoleh ruang untuk berkompetisi dan menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat sinergi antarwilayah serta mendorong peningkatan kompetensi di tengah perkembangan teknologi radiologi.(iqbal)











Comment