“Korban ditemukan di posisi tanah miring tebing di kebun milik korban sendiri. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan hangus terbakar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Triana.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, petugas menemukan tumpukan rumput dan daun kering serta bambu kering yang diduga menjadi bahan bakar api. Selain itu, ditemukan batang pohon pisang dan kapol yang diduga digunakan korban untuk berupaya memadamkan api.
Proses evakuasi jenazah dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Triana menambahkan, keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan.
“Keluarga menerima dengan ikhlas dan tidak mau diautopsi. Sudah dibuatkan surat penolakan autopsi dan jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati saat membakar daun, ranting, atau sampah kering, terutama di area perbukitan dengan medan terjal yang berisiko membahayakan keselamatan.(***)











Comment