“Bisa jadi kita terlalu cuek, membuang sampah sembarangan, menebang pohon, merusak bukit, hingga membangun tanpa memperhatikan lingkungan. Akibatnya, terjadi banjir, longsor, hingga sedimentasi yang memperparah genangan air,” jelasnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, pemerintah dan para pemimpin dapat lebih serius dalam meminimalisir kerusakan lingkungan serta mendorong pembangunan yang ramah lingkungan.
“Kalau sudah terlanjur, tentu butuh proses dan biaya besar untuk memperbaiki. Tapi harus tetap dibenahi secara bertahap,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman pohon sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki kondisi alam. Meski belum ideal, Diky menilai langkah kecil ini penting sebagai awal perubahan.
“Setidaknya kita jalankan apa yang bisa kita lakukan. Mudah-mudahan ke depan kita bisa berbuat lebih besar untuk kebaikan alam,” pungkasnya.(**)











Comment