“Saya titip dan saya berharap kepada kawan-kawan, terutama KONI dan seluruh kontingen, minimal kita masuk 10 besar. Anggaran saya kira normatif dan cukup,” tutur Asep.
Senada dengan harapan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, menyebut pihaknya membidik 26 medali emas dengan target menembus posisi 10 besar.
Namun, terdapat perbedaan strategi dalam persiapan Porprov 2026 dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kali ini, Kabupaten Tasikmalaya sepenuhnya mengandalkan atlet lokal tanpa merekrut atlet dari luar daerah.
“Soal target sesungguhnya agak berbeda dengan Porprov sebelumnya. Kami fokus pada pembinaan olahraga, sehingga atlet luar tahun ini tidak ada. Semua atlet yang berangkat adalah putra daerah,” kata Erry.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi pembinaan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya. Penggunaan atlet dari luar daerah dinilai tidak memberikan manfaat jangka panjang bagi proses pengaderan atlet lokal.
“Ketika atlet impor sudah dipesan atau dibeli, malah kabur. Itu tidak bermanfaat bagi pengaderan. Menggunakan atlet lokal menjadi kebanggaan tersendiri saat meraih medali,” tegasnya.
Disparpora Libatkan Lintas Dinas untuk Dukung Atlet
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Slamet, mengakui adanya keterbatasan anggaran dalam mendukung persiapan kontingen.
Meski demikian, Pemkab Tasikmalaya berupaya mengoptimalkan dukungan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Salah satu langkah yang dilakukan Disparpora adalah menginisiasi program “Bapak Asuh” bagi setiap cabang olahraga. Melalui skema tersebut, sejumlah dinas dilibatkan untuk mendampingi dan membantu pembinaan atlet sesuai cabang olahraga yang diikuti.
“Kami melibatkan teman-teman dari dinas lain sebagai Bapak Asuh agar bisa mendorong dan membantu membina para atlet. Jadi bukan hanya Dinas Pariwisata saja yang bertanggung jawab, semua dinas ikut serta mendampingi di masing-masing cabor untuk mengoptimalkan perolehan medali,” ujar Aam.
Melalui dukungan bonus, pembinaan atlet lokal, serta kolaborasi lintas dinas, Pemkab Tasikmalaya berharap kontingen mampu mencapai target 26 medali emas dan menembus 10 besar Porprov Jawa Barat 2026.











Comment