“Jejak langkah Kang Aceng Muksin dan Kang Asep Badruzaman bukan sekadar catatan sejarah. Melainkan fondasi kokoh yang memungkinkan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya hari ini terus berdiri tegak dan memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” tegas Edi.
Keluarga Apresiasi Penghargaan dari KAHMI
Penghargaan kehormatan untuk almarhum Aceng Muksin diterima oleh putranya, Burhanudin Muslim, S.H., yang hadir mewakili keluarga besar almarhum.
Burhanudin menyampaikan rasa haru dan apresiasi kepada jajaran pengurus. Serta keluarga besar HMI dan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya atas penghormatan yang diberikan kepada ayahandanya.
Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk kepedulian organisasi dalam menjaga ingatan. Terhadap perjuangan dan pengabdian para tokoh yang telah berkontribusi dalam perjalanan HMI.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar HMI dan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya atas penghargaan, penghormatan, serta doa yang telah diberikan kepada almarhum ayahanda kami. Terima kasih telah merawat ingatan tentang beliau dan menjadikan pengabdian almarhum. Sebagai bagian dari sejarah dan perjalanan organisasi yang beliau cintai,” ungkap Burhanudin, Senin (19/10/2026).
Musda III Jadi Momentum Konsolidasi KAHMI
Selain menjadi forum musyawarah organisasi, Musda III MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para tokoh yang berperan dalam membangun tradisi intelektual, keislaman, dan kaderisasi HMI di daerah.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi para alumni HMI. Agar terus berkontribusi melalui pemikiran dan aksi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.
Penghargaan kepada Aceng Muksin dan Asep Badruzaman. Sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu. Yang telah menanamkan nilai-nilai perjuangan untuk diteruskan oleh generasi berikutnya.(***)











Comment