Sinergi tersebut tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan. Kementerian Perumahan, misalnya, disiapkan untuk membantu renovasi rumah pasien TBC yang kurang mampu.
Sementara itu, instansi lainnya diarahkan untuk mendukung penyediaan air bersih, sanitasi, serta perbaikan lingkungan.
Langkah terpadu tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperpanjang angka harapan hidup masyarakat Indonesia.
Kota Tasikmalaya Dapat Rp2,9 Miliar untuk Program TBC
Pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk Kota Tasikmalaya. Dana tersebut diperuntukkan memperkuat program Kelurahan Siaga TBC dan pelaksanaan skrining aktif.
Selain dukungan anggaran, Kementerian Kesehatan juga membagikan fasilitas berupa alat portable X-Ray ke seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Tasikmalaya.
Perangkat rontgen portable tersebut diharapkan memudahkan tenaga medis mendeteksi gejala TBC sejak dini langsung di Puskesmas, sehingga pasien tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.
Pemerintah Siapkan Pembangunan 1.988 Puskesmas
Selain penanganan TBC, pemerintah pusat juga menyusun rencana besar penguatan fasilitas kesehatan nasional.
Pada 2027, pemerintah berencana membangun 1.988 Puskesmas baru serta merenovasi 441 rumah sakit daerah di seluruh Indonesia.
Program renovasi nasional tersebut turut mencakup pembenahan fasilitas RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Pembenahan diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus mendukung RSUD dr. Soekardjo dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin prima dan terintegrasi bagi masyarakat.

Comment