Diky menilai program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi salah satu solusi dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten sejak awal. Ia berharap sertifikasi profesi dapat diperoleh sebelum seseorang resmi mengajar, bukan setelah bertahun-tahun menjalankan profesinya.
“PPG merupakan salah satu solusi. Dulu banyak yang menjadi guru terlebih dahulu baru mengikuti uji kompetensi. Ke depan, akan lebih baik jika sertifikasi sudah dimiliki oleh calon guru sebelum mereka mengabdi di sekolah,” jelasnya.
Guru Tamu
Dalam kesempatan itu, Diky juga membagikan pengalaman pribadinya yang berasal dari keluarga guru. Sebelum menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya, dirinya pernah menjadi guru tamu di sejumlah SMK.
“Saya ini anak guru, pernah menjadi guru komedi dan guru tamu di beberapa SMK sebelum menjadi Wakil Wali Kota. Menjadi guru adalah amanah yang besar. Kalau kita salah mengajar atau salah memberikan arahan, kita juga akan dimintai pertanggungjawaban. Sebaliknya, jika murid kita berhasil dan sukses dunia maupun akhirat, insyaallah pahala itu juga mengalir kepada gurunya,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Diky berharap para anggota legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah, terus aktif turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi.
Ia pun mengapresiasi konsistensi Ferdiansyah sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar yang dinilainya rutin hadir di daerah pemilihannya, termasuk Kota Tasikmalaya.
“Masyarakat sangat merindukan sentuhan para wakil rakyat. Saya senang Pak Ferdiansyah bukan hanya sekali atau dua kali datang, tetapi terus hadir dan turun langsung ke daerah pemilihannya, khususnya di Kota Tasikmalaya,” pungkas Diky Chandra.


Comment