Menurut Viman, pencapaian tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk HIPMI dan KADIN sebagai bagian penting dari ekosistem perekonomian daerah.
Pemerintah tidak bisa Berjalan Sendiri
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Stakeholder perputaran ekonomi salah satunya adalah HIPMI. Kota Tasikmalaya dengan cita-citanya ingin menjadi kota industri, jasa, dan perdagangan di Priangan Timur. Untuk mewujudkan Asta Cita serta menjaga stabilitas ekonomi, kolaborasi mutlak dilakukan bersama HIPMI dan KADIN,” tutur Viman.
Lebih jauh, Viman menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tengah menyusun peta investasi daerah yang mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Dalam proses pemetaan tersebut, masukan serta keterlibatan pelaku usaha dinilai penting untuk mengidentifikasi potensi investasi, peluang pengembangan bisnis. Hingga sektor ekonomi yang dapat dikembangkan di Kota Tasikmalaya.
Ia berharap HIPMI dan KADIN dapat mengambil peran aktif dalam memberikan perspektif dunia usaha. Sehingga arah kebijakan investasi pemerintah selaras dengan kebutuhan dan peluang pasar.
Viman juga menekankan bahwa kontribusi pengusaha tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ekspansi usaha, menurutnya, harus mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Di samping itu, program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga dapat menjadi instrumen untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
“Pengusaha yang mengekspansi usahanya tentu menghadirkan penyerapan tenaga kerja. Masyarakat yang tadinya tidak bekerja menjadi bekerja dan memiliki pendapatan di atas garis kemiskinan. Pemerintah siap mendukung dari sisi regulasi, kemudahan perizinan, hingga insentif pajak,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2029, HIPMI Kota Tasikmalaya diharapkan semakin memperkuat peran pengusaha muda dalam membangun iklim investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.











Comment