Berita Tasikmalaya, tasik.id— Sekitar 300 mahasiswa dan peserta dari berbagai unsur masyarakat memenuhi Graha Tasmalia, Kota Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026), dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan P4GN bertema “Ngawangun Generasi Panca Waluya Guna Jabar Beresih Narkoba” yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum penyampaian informasi tentang bahaya narkoba. Para peserta diajak melihat persoalan narkoba dari berbagai sisi: kesehatan dan pencegahan, kondisi sosial masyarakat, lingkungan pergaulan, hingga perspektif akademik.
Berbagai latar belakang narasumber dihadirkan dalam forum tersebut, mulai dari unsur BNN, aktivis sosial, hingga profesor/akademisi.
Komposisi narasumber tersebut membuat diskusi menjadi lebih luas. Narkoba tidak hanya dibahas sebagai persoalan hukum, tetapi juga sebagai persoalan yang berhubungan dengan keluarga, lingkungan, pendidikan, karakter, dan masa depan generasi muda.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Bakesbangpol Jawa Barat, yang mewakili Kepala Bakesbangpol Jawa Barat yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan P4GN merupakan bentuk komitmen untuk terus membangun ketahanan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis karena bukan hanya sebagai kelompok terdidik, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyebarkan gagasan dan menjadi penggerak perubahan,”demikian substansi pesan yang disampaikan dalam pembukaan.
Menariknya, ketidakhadiran Kepala Bakesbangpol Jawa Barat secara langsung tidak mengurangi antusiasme peserta. Sejak awal hingga sesi dialog, mahasiswa tetap mengikuti kegiatan dengan aktif.
Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa isu narkoba memiliki perhatian tersendiri di kalangan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa ditempatkan bukan sekadar sebagai peserta sosialisasi. Mahasiswa didorong untuk mengambil peran sebagai agen perubahan.
Kampus Salah Satu Ruang Penting
Lingkungan kampus dapat menjadi salah satu ruang penting dalam membangun budaya hidup sehat dan menciptakan pergaulan yang positif.
Dengan demikian, P4GN tidak berhenti ketika acara seminar selesai. Pesan yang dibawa pulang peserta dapat diteruskan kepada teman, keluarga, komunitas, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Konsep Panca Waluya juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer dapat menjadi nilai yang diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.

Comment