Viman mengibaratkan, selama ini sejumlah potensi Kota Tasikmalaya masih menjadi jago kandang. Melalui dukungan dan jejaring BKSAP, potensi tersebut diharapkan mampu menjadi jago tandang dengan menjangkau pasar yang lebih luas.
Husein: Kota Tasikmalaya miliki Produk unggulan yang Bersaing Tingkat Internasional
“Kota Tasikmalaya punya produk yang mumpuni. Tinggal bagaimana kita membuka jalan agar potensi ini bisa terkoneksi dengan dunia internasional. BKSAP bisa menjadi jembatan untuk menghubungkan potensi daerah. Mulai dari UMKM hingga sumber daya manusia,” ungkapnya.
Ia berharap, pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program kerja sama yang konkret.
Setidaknya terdapat lima potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi tersebut. Di antaranya penyerapan tenaga kerja, pemasaran produk UMKM, serta kerja sama pendidikan dan pertukaran pelajar.
Di sisi lain, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua BKSAP, Husein Fadlulloh, menilai Kota Tasikmalaya memiliki modal kuat untuk bersaing di tingkat internasional. Potensi tersebut tidak hanya terletak pada sektor kerajinan, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Menurutnya, peluang pasar internasional terbuka lebar. Namun, daerah perlu memiliki kesiapan dan kemampuan untuk menangkap peluang tersebut. Termasuk melalui dukungan pemerintah daerah dalam membuka akses pengembangan usaha.
“Kami sudah berkunjung ke beberapa kabupaten dan kota. Tasikmalaya memiliki potensi, bukan hanya kerajinan tangan, tetapi juga sumber daya manusianya. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mau membuka peluang dan jalan untuk mengembangkannya,” tuturnya.
Husein mencontohkan, sejumlah produk Indonesia, termasuk briket yang telah dipasarkan ke kawasan Timur Tengah, membuktikan bahwa produk dalam negeri memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar luar negeri.
Karena itu, ia mendorong pelaku usaha di Kota Tasikmalaya agar terus meningkatkan standar, kualitas, dan mutu produk sehingga mampu memenuhi persyaratan pasar internasional.
“Kami akan menyampaikan potensi yang dimiliki daerah ini. Dengan kekuatan besar Indonesia, peluang sebenarnya terbuka. Tinggal bagaimana teman-teman di daerah melakukan tindak lanjut,” pungkasnya.(***)











Comment