Berita Tasikmalaya, tasik.id – Suasana tak biasa tampak sejak pagi hari di sebuah restoran cepat saji di kawasan Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Tasikmalaya, Kamis (29/1/2026). Area yang biasanya identik dengan hiruk pikuk pengunjung kuliner, mendadak berubah menjadi ruang literasi, refleksi, dan inklusivitas.
Ratusan penyandang disabilitas netra atau tunanetra, bersama para pendamping, memadati McDonald’s Djuanda Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Braille Sedunia. Mereka hadir bukan untuk menikmati menu cepat saji, melainkan membaca, menulis. Serta merayakan huruf Braille yang menjadi bahasa kehidupan bagi tunanetra.
Usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Tawang Sari yang digelar di Kampus UPI Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra turut hadir dalam peringatan tersebut bersama Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya.
Dalam kesempatan itu, Kang Diky Chandra bahkan sempat diajari langsung cara menulis huruf Braille oleh mahasiswi UPI yang menjadi mentor bagi anak-anak disabilitas netra. Kang Diky memilih tidak berpidato formal, melainkan memberikan motivasi secara langsung kepada para peserta dan orang tua.
Ia mengajak seluruh hadirin untuk tidak lelah bersyukur atas nikmat Tuhan. Menurutnya, tidak sedikit manusia yang dianugerahi kesempurnaan fisik justru menyalahgunakannya untuk hal-hal yang memancing keburukan.




Comment