Berita Tasikmalaya, tasik.id – Ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak. Upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi harus dibarengi edukasi berkelanjutan serta penguatan ketahanan diri sejak dini.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN) hasil kemitraan BNN RI dan Komisi III DPR RI bersama PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, di gedung pertemuan Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026).
Anggota Komisi III DPR RI, Hj. Lola Nelria Oktavia, SE., mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi maupun sosialisasi. Melainkan bentuk nyata komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci penting dalam memperkuat upaya pemberantasan narkoba.
Pasalnya, persoalan narkotika tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat, edukasi berkelanjutan, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang terbebas dari narkoba.
Lola menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran sejak dini sekaligus memperkuat ketahanan mental dan daya tangkal generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.











Comment