Berita Tasikmalaya, tasik.id – Kota Tasikmalaya dinilai memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Priangan Timur. Potensi tersebut terlihat dari berkembangnya media lokal, konten kreator, komunitas digital, pelaku usaha hingga industri event yang dinilai perlu dihubungkan dalam satu ekosistem kolaboratif.
Upaya memperkuat ekosistem tersebut menjadi pembahasan dalam Sharing Session “Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif di Era Kolaborasi” yang digelar di Cordela Hotel Tasikmalaya, Kamis (1/10/2026).
Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur industri kreatif, mulai dari praktisi media, konten kreator, pelaku usaha, penggiat industri event, komunitas digital hingga perwakilan brand.
Kegiatan ini diinisiasi Gentra.id melalui kolaborasi bersama Local Media Community dan IDN Times. Dalam kesempatan yang sama, Gentra.id memperkenalkan GenCreatorHub.com, sebuah platform yang dirancang untuk mempertemukan brand dengan kreator lokal.
CEO Gentra.id, Usama Ahmad Rizal, mengatakan Tasikmalaya memiliki berbagai elemen yang dibutuhkan untuk membangun ekosistem digital yang kuat di Priangan Timur.
“Kota Tasikmalaya memiliki banyak media, konten kreator, komunitas digital, dan pelaku usaha yang terus berkembang. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bisa terhubung menjadi sebuah ekosistem yang saling mendukung,” kata Usama, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka jalur yang lebih luas bagi pelaku media dan kreator daerah untuk terhubung dengan pasar nasional hingga internasional.
“Kami ingin membangun jalur koneksi dari daerah menuju nasional, dan bahkan internasional. Pelaku media dan kreator di Priangan Timur bisa mendapatkan akses yang lebih luas untuk mewujudkan harapan itu. Sementara brand dan industri juga bisa mendapatkan akses terhadap potensi lokal yang ada di sini,” ujarnya.
Media, Kreator dan Dunia Usaha Perlu Saling Terhubung
Gagasan membangun ekosistem kolaboratif juga mendapat dukungan dari Founder Payung Entrepreneur Sukapura, Asep Saepuloh.
Ia menilai sinergi antara media, kreator dan dunia usaha dapat memberikan dampak langsung terhadap pengembangan bisnis di Kota Tasikmalaya.
“Pelaku usaha membutuhkan komunikasi, informasi dan akses pasar. Di sisi lain, media dan kreator memiliki kemampuan untuk membangun awareness serta menghubungkan produk dengan masyarakat. Ini merupakan ruang kolaborasi yang sangat menjanjikan untuk memperluas jangkauan bisnis,” jelas Asep.
Menurutnya, keterhubungan berbagai sektor tersebut dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri kreatif yang lebih kuat di Tasikmalaya dan Priangan Timur.
“Kalau media, kreator, komunitas dan dunia usaha bisa saling terhubung, Kota Tasikmalaya bisa memiliki ekosistem kreatif yang lebih kuat dan memberikan dampak yang luas, bukan hanya untuk Kota Tasikmalaya, namun wilayah Priangan Timur,” tuturnya.
Media Massa Dituntut Beradaptasi
Sementara itu, Senior Editor IDN Times, Yogi Pasha, menyoroti perubahan pola konsumsi informasi yang terjadi seiring perkembangan platform digital.
Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya memperoleh informasi dari media massa, tetapi juga dari konten kreator, komunitas, media sosial dan berbagai platform digital lainnya.



Comment