Berita Tasikmalaya, tasik.id – Belajar batik tak harus selalu identik dengan suasana formal. Gen Z Canting Community menghadirkan cara berbeda bagi anak muda untuk mengenal sekaligus mencintai budaya melalui aktivitas mencanting.
Komunitas yang dibentuk pada Agustus 2026 oleh Raya Mahesa, Finalis Putra Putri Batik Nusantara 2026. Ini menjadi wadah bagi kawula muda yang ingin belajar dan memahami batik secara lebih dekat.
Gen Z Canting Community lahir melalui sebuah advokasi bersama Putra Putri Batik Nusantara. Gagasan ini berangkat dari keresahan bahwa batik masih memiliki tempat di hati masyarakat. Tetapi ruang bagi generasi muda untuk ikut terlibat dalam pelestariannya masih perlu diperluas.
Raya Mahesa mengatakan, Gen Z Canting Community hadir sebagai media bagi generasi muda yang memiliki minat untuk mempelajari batik secara lebih mendalam.
“Gen Z Canting Community hadir sebagai media untuk melestarikan batik kepada para generasi muda yang memiliki minat untuk mempelajari batik secara lebih mendalam,” kata Raya.
Tiga Nilai Utama Gen Z Canting Community
Raya menjelaskan, Gen Z Canting Community memiliki tiga nilai utama atau core value, yakni Converse, Create, dan Connect.
Converse menjadi ruang untuk melestarikan batik melalui aktivitas mencanting dengan suasana yang santai dan menyenangkan.
Kemudian, Create, yakni memberikan ruang kepada peserta untuk berekspresi dan menciptakan karya batik mereka sendiri.
Sementara Connect menjadi wadah untuk mempertemukan para peserta sehingga mereka dapat membangun relasi dan koneksi dengan sesama anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap batik.
Konsep tersebut kemudian diwujudkan melalui kelas mencanting yang digelar secara langsung.
Kelas Kedua Digelar di Agnesa Rumah Batik
Pada Jumat, 11 September 2026, Gen Z Canting Community kembali menggelar kelas mencanting. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.30 WIB itu digelar di Agnesa Rumah Batik
Sekitar 15 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya diajak mencoba mencanting, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai proses pembuatan batik dari awal hingga akhir.
Para peserta diperkenalkan secara langsung mengenai proses pembuatan batik, mulai dari tahapan awal hingga proses pewarnaan. Mereka juga mendapat kesempatan membuat batik tulis dengan tangan sendiri.








Comment