“Kapolres yang lama bagus, komunikasi dengan Pawali juga baik. Sekarang demo sudah mulai zero,” tambahnya.
Ke depan, Yanto Oce berharap Pemkot Tasikmalaya terus membuka ruang aspirasi bagi masyarakat.
“Masukan dari saya, aspirasi tetap dibuka. Kalau komunikasi dijaga, demo bisa berkurang bahkan mungkin tidak ada. Wali kota sebagai bapak masyarakat harus rajin komunikasi dengan warga, tokoh, LSM, ormas, pesantren, dan guru-guru,” tuturnya.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung hangat, menjadi simbol rekonsiliasi politik sekaligus penguatan komitmen menjaga Kota Tasikmalaya tetap aman dan kondusif.(iqbal)




Comment