News
Home » Berita » Wali Kota Tasikmalaya Tegaskan Zero Tolerance Kasus Child Grooming, Serahkan Proses ke APH

Wali Kota Tasikmalaya Tegaskan Zero Tolerance Kasus Child Grooming, Serahkan Proses ke APH

Selain penanganan kasus, Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan melakukan sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kepada masyarakat.

“Bukan hanya soal child grooming. Ruang media sosial harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak. Karena itu UU ITE perlu terus disosialisasikan,” ujarnya.

Viman menilai, meningkatnya kasus yang terdeteksi saat ini bukan berarti terjadi kelalaian, melainkan karena kehadiran UPTD PPA yang membuat kasus-kasus yang sebelumnya tersembunyi kini terungkap.

“Dulu itu seperti fenomena gunung es, kelihatannya tidak ada, padahal banyak. Sekarang karena ada UPTD PPA, kasus-kasus ini bisa terdeteksi,” jelasnya.

Ia juga menanggapi viralnya video yang diunggah netizen terkait SL. Menurut Viman, dirinya mengenal banyak influencer dan anak muda kreatif di Kota Tasikmalaya, serta selama ini menjalin komunikasi yang baik dengan mereka.

Audiensi PMII Evaluasi Kinerja Wali Kota Tasikmalaya Setahun Gagal, Mahasiswa Tunggu Tanpa Kepastian

“Saya kenal hampir semua influencer dan anak muda kreatif di Kota Tasikmalaya. Tapi ketika ada cerita hitam di balik itu, tentu di luar kontrol kita. Jujur, saya terkejut dan tidak menyangka,” pungkasnya.(iqbal)

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!